SABTU , 20 OKTOBER 2018

Walikota Teken MoU Bersama BI

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 28 Desember 2016 10:10
Walikota Teken MoU Bersama BI

Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto. foto: dok rakyatsulsel.

MAKASSAR – Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulsel Wiwiek Sisto Widayat, Selasa (27/12).

Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkot Makassar dan Kantor Perwakilan BI Sulsel mengatur tentang program pengembangan elektronifikasi transaksi pembayaran pemerintah dan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT).

Kerja sama dimaksudkan sebagai dasar untuk menciptakan sinergi dan kordinasi bagi kedua lembaga dalam melaksanakan program pengembangan elektronifikasi transaksi pembayaran. Dan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan.

“Pemerintah kota telah memulai gerakan non tunai melalui program Sombere dan Smart City. Salah satunya dengan peluncuran Smart Card yang dapat berfungsi sebagai kartu identitas sekaligus untuk transaksi keuangan,” jelas Walikota.

Dia menjelaskan, bentuk pengembangan kerja sama antara Pemkot Makassar dan BI Sulsel dijalankan dengan fasilitasi implementasi model bisnis yang efektif untuk layanan pembayaran non tunai.

Hal menarik dari MoU ini adalah dukungan BI Sulsel bagi program Badan Usaha Lorong (BULo) yang mulai bergulir tahun depan.

“BI mendukung program BULo Makassar. Kerja sama ini akan memperkuat BULo yang menyasar warga di lorong-lorong,” kata Kepala Kantor Perwakilan BI Sulsel Wiwiek Sisto Widayat.

[NEXT-RASUL]

Salah satu poin pada MoU bernomor 18/31/PKS/MKS/2016 tertanggal 27 Desember 2016 adalah melakukan pengembangan non tunai dan perluasan akses keuangan di kawasan ekonomi lorong, serta penguatan usaha melalui pengembangan usaha mikro kecil menengah dan badan usaha.

Turut hadir dalam penandatangan MoU diantaranya Kepala Grup Sistem Pembayaran BI Susanna, Kepala Dispenda Makassar Irwan Rusfiadi Adnan, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Makassar Ismail Hajiali, dan sejumlah wakil pimpinan perbankan di Makassar. (rmol)


div>