Senin, 29 Mei 2017

Wanita Penipu Jualan Tas Mewah Online Rp 1 Miliar

Jumat , 19 Mei 2017 10:35

RAKYATSULSEL.COM - Anggota Subdit Cyber Crime Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya berhasil menangkap Wulanita Asmarani alias Rani, 28, pelaku penipuan dengan modus jualan online. Korbannya mencapai puluhan orang dengan kerugian lebih dari Rp 1 miliar.

Wakil Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Ahmad Yusef Gunawan mengatakan, Rani ditangkap beberapa hari lalu di lokasi persembunyiannya di Perumahan Pakuan Hills Cluster Livistona Blok C No 33 Bogor, Jawa Barat.

Yusef menjelaskan, modus tersangka melakukan jual beli online dengan kedok berjualan tas-tas mewah merk ternama yang harga satuannya puluhan juta rupiah. Yusef menerangkan, kasus ini berawal ketika para korban melihat barang dagangan tersangka di media sosial intagram dengan nama Azzura Baby Boutique.

Para korban yang berminat akhirnya pun memesan barang yang mereka suka, yang umumnya tas-tas wanita bermerk serta mewah dengan harga jutaan rupiah. Tersangka memang sengaja memasang berbagai tas wanita mewah di akun instagram-nya sembari mengklaim kalau tas-tas diimport dari Eropa. Namun dijual dengan harga lebih murah.

Namun, ketika sejumlah uang sudah ditransfer dengan nominal tertentu, barang tidak kunjung datang.  Merasa ditipu para korban pun akhirnya melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya. Dari hasil penelusuran polisi, setidaknya jumlah uang para korban yang sudah ditransfer ke rekening tersangka setidaknya mencapai Rp 1,1 miliar.

”Jadi kami himbau agar selalu berhati-hati jika hendak berbelanja di online shop, jika terjadi penipuan segera laporkan ke kantor polisi agar langsung segera ditindaklanjuti,” tandas Yusef.

Menurut Yusef, begitu ditangkap Rani langsung digelandang ke Mapolda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum.
Yang bersangkutan sebelum dilakukan penangkapan, sebenarnya kami sudah melayangkan dua kali surat pemanggilan untuk dilakukan pemeriksaan penyidik.

“Namun dua kali pemanggilan itu tidak diindahkan oleh yang bersangkutan, malah tersangka menghilang dari rumahnya, saat kami akan lakukan penjemputan paksa. Langsung kami lakukan pencarian dan berhasil kami amankan di kawasan Bogor itu,” terang Yusef.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti ponsel merk Vivo dan Asus, dua kartu ATM BCA Platinum atas nama tersangka, satu bundel buku mutasi rekening atas nama tersangka, satu bundel buku mutasi rekening atas nama korban Rahmaniah Khairiah.

Selain itu, berbagai bukti transfer, beberapa print out percakapan melalui aplikasi LINE dan Whatsapp antara tersangka dan para korbannya, serta satu akun Instagram dengan nama akun Azzura Baby Boutique.

Pelaku dijerat dengan Pasal 28 ayat (1) juncto Pasal 45A ayat (1) UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*