SELASA , 20 FEBRUARI 2018

Waooow, IYL Capai Gelar Doktor dengan Predikat Cum Laude

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 08 Februari 2018 13:16
Waooow, IYL Capai Gelar Doktor dengan Predikat Cum Laude

Ekspresi Ichsan Yasin Limpo (IYL) saat mendapat predikat cum laude atau predikat tertinggi dalam nilai akademik . (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar kembali melahirkan satu pakar keilmuan baru, tepat Pukul 12.00 Wita, Kamis (8/2/2018). Kali ini adalah Doktor Ichsan Yasin Limpo (IYL).

Ichsan mencapai gelar prestesius itu setelah berhasil meyakinkan promotor, ko promotor, tim penguji, dan penguji eksternal dalam mempertahankan disertasinya di Auditorium Amiruddin, Unhas.

Terasa istimewa, karena IYL mendapat predikat cum laude atau predikat tertinggi dalam nilai akademik. Mengingat, sesuai hasil yodisium, IYL lulus dengan IPK 3,9 atau nilai A.

“Setelah mempertimbangan jawaban dan sanggahan promotor dan penguji, maka saudara Ichsan Yasin Limpo dinyatakan lulus dengan predikat cum laude,” sebut Dekan Fakultas Hukum Unhas, Prof Dr Faridah yang memimpin sidang yudisium yang langsung disambut aplaus meriah oleh ratusan tamu undangan yang memadati auditorium.

Atas capaian tersebut, maka terhitung hari ini, Ichsan berhak memakai gelar doktor, dan tidak bisa diganggu gugat. “Semoga ilmu yang dimiliki berguna untuk ummat dan bangsa,” tambah Faridah.

Berdasarkan pantauan, usai IYL dinyatakan lulus, sidang terbuka Unhas ini langsung memberikan kesempatan kepada Ichsan untuk menyampaikan kesan dan pesannya selama menempuh pendidikan di Unhas.

Saat IYL dinobatkan sebagai doktor, IYL yang berdiri di podium tepat di depan para guru besar, langsung memanjatkan doa atas capaian dan keberhasilannya.

Sekadar diketahui, saat promosi berlangsung, baik promotor, ko promotor, tim penguji dan penguji eksternal, bergantian memberikan masukan, sekaligus apresiasi dan pujian terhadap keseriusan IYL dalam melakukan penyusunan disertasi.

Bahkan, salah satu tim penguji mengungkapkan jika promosi ini, layaknya mendengar kuliah umum dari seorang Menteri Pendidikan. (*)


div>