SABTU , 17 NOVEMBER 2018

Warga Bali Siap Bantu Arjuna

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Selasa , 29 September 2015 00:51
Warga Bali Siap Bantu Arjuna

IST

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Bupati Luwu Utara Arifin Junaidi sebut warga keturunan Bali adalah bagian penting dalam keberagaman masyarakat di Kabupaten Luwu Utara. Hal itu dilontarkan saat meresmikan Pura di Cendana Putih I Kecamatan Mappedeceng, Luwu Utara, Senin (28/9/15).

“Warga sini hanya numpang lahir di Bali, namun tanah tumpah darahnya adalah Tana Luwu, karena sudah puluhan tahun disini, jadi kita (warga balli) adalah bagian dari Luwu Utara,” kata Arjuna dalam siaran persnya.

“Salah apabila dikatakan warga disini bukan orang Bali, namun lebih salah lagi kalau dikatakan bukan orang Luwu.” sambung Arjuna yang disambut tepuk tangan warga.

“Kita adalah saudara, maka sesama saudara harus saling mengingat dan saling mendukung.” kata Arjuna.

Ia juga berharap, Pura yang diresmikan itu dapat menjadi berkah. “Sehingga kita menjadi manusia yang berbakti dan diberkati Tuhan Sang Hyang Widi.” tandasnya.

Selain Arjuna, acara yang dihadiri ratusan warga ini, dihadiri pula ketua Parisada Hindu Darma Luwu utara,

Ketua DPRD Luwu Utara Mahfud Yunus, Camat Mappaceng, serta sejumlah pejabat teras pemda Luwu Utara.

Gusti Ngurah Sore, tokoh sepuh komunitas Bali juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada calon bupati Luwu Utara itu atas sumbangsih serta jasanya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati yang sangat memperhatikan kami, tanpa perhatian itu mungkin sudah banyak warga yang hidup pontang panting di Luwu Utara ini,” kata dia.

Gusti Ngurah berharap, Arifin Junaidi dapat meneruskan kepemimpinannya sebagai Bupati lima tahun kedepan.”Mudah-mudahan melanjutkan periode kedua dan dapat melanjutkan perjuangan” terang Gusti.

“Kami akan membantu, karena Bapak (Arjuna) sudah mencurahkan pikiran dan jasa untuk kami disini.” tegas Gusti dihadapan Arjuna dan ratusan warga.

Ia juga mengharapkan, diperiode kedua Arjuna nantinya, lahan pemukiman dan pertanian komunitas Bali di Cendana Putih dapat diperluas. Pasalnya, puluhan tahun berlalu, jumlah warga semakin meningkat.

“Dulu 600 jiwa sekarang sekitar 1500 jiwa. Namun dari dulu lahan kami itu-itu saja, itu saja,” tandasnya.


div>