SELASA , 20 FEBRUARI 2018

Warga Bulukumba Masih Disandera Abu Sayyaf, Ketua DPRD Surati Presiden

Reporter:

Salahuddin

Editor:

asharabdullah

Selasa , 06 Februari 2018 15:30
Warga Bulukumba Masih Disandera Abu Sayyaf, Ketua DPRD Surati Presiden

Ketua DPRD Bulukumba, Hamzah Pangki, saat menerima keluarga, Subandi Bin Sattu, yang disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina. Foto: Salahuddin/RakyatSulsel

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.COM – Ketua DPRD Bulukumba, HA Hamzah Pangki menyurati Presiden RI, Jowo Widodo untuk melakukan upaya diplomasi dan pendekatan persuasif kepada Pemerintah Filipina dan kelompok Abu Sayyaf agar membebaskan tanpa syarat, Subandi Bin Sattu, warga Bulukumba yang masih disandera kelompok Abu Sayyaf.

“Selaku wakil rakyat Kabupaten Bulukumba menyampaikan harapan kepada bapak Presiden RI untuk mendapatkan perhatian yang sebesar-besarnya,” kata Hamzah Pangki dalam surat yang dikirim ke Presiden, Selasa (6/2)

Sementara itu, Sekertaris DPRD Bulukumba, MH Daud Kahal membenarkan surat Ketua DPRD Bulukumba yang ditujukan ke Presiden terkait upaya pembebasan, Subandi Bin Sattu, warga Dusun Liukang Loe, kecamatan Bontobahari, Bulukumba yang saat ini masih disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina.

“Surat DPRD ke Presiden memohon agar dilakukan upaya pembebasan kepada pemerintah Filipina dan Abu Sayyaf tanpa syarat,” tuturnya.

Sebelumnya, pada 30 Januari 2018 lalu keluarga orangtua Subandi, Sattu Bin Mallongi, mendatangi DPRD Bulukumba untuk menyampaikan aspirasi agar anknya segera dibebaskan Abu Sayyaf. Subandi Bin Sattu, disandera kelompok Abu Sayyaf sejak Januari 2017 lalu. (*)

 


div>