SELASA , 14 AGUSTUS 2018

Warga Kayuloe sambut program Beasiswa dan pemerataan KIS Sumanga’NA

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Jumat , 16 Februari 2018 16:28
Warga Kayuloe sambut program Beasiswa dan pemerataan KIS Sumanga’NA

int

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – Salah satu kandidat calon Bupati dan Calon wakil Bupati Bantaeng Andi Sugiarti – Andi Mappatoba yang bertagline Sumanga’NA melakukan kunjungan silaturahmi ke dusun Kassi – kassi Desa Kayuloe kecamatan Kecamatan Bantaeng, Jumat (16/2/2018).

Sejumlah tokoh masyrakat, pemuda dan warga desa Kayuloe menyambut baik kedatangan Andi Mappatoba yang sempat pula melaksanakan sholat Jum’at bersama warga.

Kepala Dusun Kassi – kassi Lago berharap ketika nantinya Andi Mappatoba terpilih, ia ingin agar dapat melakukan perbaikan jalan di Desa Kayuloe yang mulai rusak. Tak hanya itu, ia juga meminta pemerataan Kartu Indonesia Sehat ( KIS) bagi warga Kayuloe.

” Ketika terpilih nanti saya mengharapkan perbaikan jalan di Desa Kayuloe yang sudah mulai rusak selain itu ia juga meminta pemerataan penerima KIS ” katanya.

Tokoh pemuda Desa Kayuloe Bahar, berharap pada Andi Mappatoba untuk melakukan pengembangan obyek wisata terkhusus di Desa Kayuloe untuk meningkatkan pendapatan masyarakat menengah kebawah.

” saya berharap ada pengembangan empat wisata untuk meningkatkan pendapatan masyarakat menengah kebawah ” katanya.

Andi Mappatoba selaku calon wakil Bupati Bantaeng mengungkapkan bahwa ketika ia diberikan amanah, yang pertama pemerataan KIS untuk masyarakat Bantaeng terkhusus Desa Kayuloe akan jadi perhatiannya. Tak tak lupa juga beasiswa bagi pemuda Bantaeng yang pintar namun tak memiliki biaya untuk kuliah.

“ketika saya diamanahkan menjadi Bupati dan wakil Bupati akan memeratakan Kartu Indonesia Sehat bagi masyrakat Banteng serta beasiswa kepada pemuda yang pintar namun tak memiliki biaya untuk kuliah” katanya.

Ia juga menambahkan akan memberikan bibit kopi gratis bagi petani yang sesuai dangan kondisi tanah disetiap desa dan kelurahan yang ada di Bantaeng.

“kami akan memberikan bibit kopi bagi petani kopi yang sesuai dengan kondisi tanah ditiap desa dan kelurahan” pungkasnya. (*)


div>