SENIN , 24 SEPTEMBER 2018

Warga Keluhkan Air PDAM Tidak Mengalir

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Senin , 17 September 2012 10:24

RAKYAT SULSEL . MAROS — Kemarau yang panjang, membuat sumber mata air banyak mengering. Hal ini juga berpengaruh terhadap pasokan PDAM. Di Kabupaten Maros, sejumlah warga mengeluhkan kesulitan mendapat air bersih. Pasalnya sejak sepekan terakhir ini, air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) hanya mengalir pada malam hari.

Salah seorang warga di Kecamatan Lau, Dg Ngiji mengaku, belakangan ini dirinya sangat kesulitan mendapatkan air bersih. “Pagi sampai sore tidak mengalir. Nanti mengalir pada malam hari, jadi mau tidak mau kita harus begadang supaya dapat air,” ungkapnya, Jumat (14/9).

Keluhan Dg Ngiji, hampir diakui para warga pelanggan PDAM Maros di Kecamatan Lau, Turikale, dan Kecamatan Mandai, yang umumnya mengandalkan air bersih dari PDAM. Tidak seperti di sejumlah kecamatan lainnya, yang warga masih menggunakan air sumur.

Direktur Utama PDAM Maros, Abd Baddar, yang dikonfirmasi, mengakui adanya persoalan itu. “Ada beberapa penyebab air PDAM biasanya tidak mengalir, seperti konsumsi meningkat sehingga ada beberapa wilayah tidak merata. Selain itu, sumber air baku di Bantimurung memang mulai menyusut, tapi belum mempengaruhi PDAM,” jelasnya.

Menurutnya, meningkatnya konsumsi masyarakat,  dikarenakan sumber perolehan air bersih seperti sumur-sumur yang biasa mereka gunakan kering pada musim kemarau. Sehingga itu menjadi alasan mereka beralih menggunakan air PDAM. Penyebab lainnya, terjadinya pemadaman listrik membuat sistem perpompaan terganggu.

“Khusus di Kecamatan Lau, penyebab terganggunya aliran air dikarenakan kerusakan jaringan pipa yang diakibatkan perbaikan jalan,” ungkapnya, sembari menyebut, saat ini produksi air PDAM masih normal yaitu 130 liter per detik. (*)


Tag
div>