RABU , 19 DESEMBER 2018

Warga Maiwa Anggap Kegiatan PTPN di Maroangin Ilegal

Reporter:

Lukman

Editor:

Jumat , 02 Februari 2018 20:10
Warga Maiwa Anggap Kegiatan PTPN di Maroangin Ilegal

Massa Perwakilan Warga Kecamatan Maiwa saat menggelar aksi unjuk rasa di area perkebunan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV, Jumat (2/2/2018).

ENREKANG, RAKYATSULSEL.COM – Seratusan massa Perwakilan Warga Kecamatan Maiwa menggelar aksi unjuk rasa di area perkebunan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV, Jumat (2/2/2018).

Massa tersebut menilai kegiatan penanaman kelapa sawit oleh pihak PTPN sebagai kegiatan yang ilegal tanpa dasar hukum.

Massa menuntut penghentian segera segala aktifitas PTPN XIV dikampung halaman mereka. Massa juga menyatakan bahwa PTPN XIV tidak memiliki izin HGU, Analisa dampak lingkungan (Amdal) dan izin-izin lainnya.

Meski aksi demonstarasi berlangsung panas, namun aparat kepolisian berhasil mengendalikan dibawah Komando Kabag Ops Kompol Muhajir.

“Syukurlah karena aksi berjalan tertib dan terkendali, meskipun tadi terjadi sedikit saling adu dorong antara massa dengan aparat kepolisian,” ujar kompol Muhajir yang juga mantan Kasat Reskrim ini.

Menurut Muhajir, Warga Maiwa sudah berulang kali melakukan aksi untuk memprotes kegiatan penanaman sawit oleh Perusahan plat merah tersebut. Terakhir saat massa anti PTPN XIV ini menggelar demo besar besaran di halaman Kantor Bupati beberapa bulan silam.

Sementara itu Sekretaris PTPN XIV, Jimmy menyatakan bahwa pihaknya sudah melakukan perpanjangan izin, sebelum izin HGU PTPN XIV berakhir 2013. Hanya saja karena beberapa kendala teknis administrasi sehingga izin HGU belum diterbitkan oleh pemerintah.

“Jadi aktifitas kami tetap punya dasar hukum dan tetap sah,” terang Jimmy.

Jimmy juga mengungkapkan bahwa pihak PTPN XIV juga secara rutin tetap melakukan pelunasan Pajak Bumi Bangunan (PBB) setiap tahunnya. Meski pun diakuinya ribuan hektar lokasi PTPN belum sepenuhnya bisa dikelolahnya secara utuh. (*)


div>