SABTU , 26 MEI 2018

Warga Mattirotasi Sudah Bisa Nikmati Listrik

Reporter:

Editor:

Ridwan Lallo

Minggu , 13 Mei 2018 23:16
Warga Mattirotasi Sudah Bisa Nikmati Listrik

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Noor Arifin Muhammad saat meresmikan PLTMH di Sinjai.

SINJAI, RAKYATSULSEL.COM – Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Kapasitas 35 KW di Dusun Mattirotasi, Desa Batu Belerang Kecamatan Sinjai Borong mulai difungsikan, Sabtu (12/5/2018).

Mulai difungsikannya PLTMH tersebut ditandai dengan peresmian oleh Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Noor Arifin Muhammad.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi VII, Andi Yuliani Paris, Plt Bupati Sinjai, Wakapolres Sinjai, Dandim 1424 Sinjai.

Pada kesempatan itu, Kepala Desa Batu Bulerang, Ahmad menyampaikan terima kasih banyak atas bantuan PLTMH dari pemerintah ini. “Sebelum ada bantuan ini, Desa Batu Belerang khususnya di Dusun Mattirotasi hanya diramaikan dengan suara burung dan Alhamdulillah pada sekarang ini masyarakat Desa Batu Belerang sejak 72 tahun Indonesia merdeka baru merasakan listrik di dusun ini,” ujarnya.

Dengan adanya bantuan dari Kementrian ESDM maka masyarakat Desa Batu Belerang langsung merasakan perubahan yang dulunya kegelapan dan sekarang sudah merasakan terang benderang. “Saya berharap agar pemerintah bisa membantu lagi berupa penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) untuk wisata yang ada di Kecamatan Sinjai Borong khususnya di Desa Batu Belerang,” harapnya.

Sementara, Plt Bupati Sinjai, Andi Fajar Yanwar, menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada Kementerian ESDM melalui Direktorat Energi Baru Terbarukan atas bantuan hibah pembangunan PLTMH semoga hal ini bisa berlanjut pada tahun yang akan datang.

“Listrik merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia, oleh karena itu pemerintah sangat fokus untuk mengembangkan dan melakukan pembangunan pembangkit listrik khususnya energi baru terbarukan baik skala besar maupun skala kecil, hal ini dilakukan selain meneruskan program bapak Presiden yakni pembangunan listrik sebesar 35.000 Mega Watt, juga dalam rangka mengurangi pemanfaatan bahan bakar minyak yang bersumber dari fosil yang tidak dapat diperbaharui serta cadangannya semakin menipis,” jelasnya. (*)


div>