JUMAT , 19 OKTOBER 2018

Warga Mengeluh, Mau Ketemu Penjabat Sekda Takalar Harus Ambil Nomor Antrean

Reporter:

Supahrin

Editor:

Lukman

Kamis , 19 Juli 2018 21:20
Warga Mengeluh, Mau Ketemu Penjabat Sekda Takalar Harus Ambil Nomor Antrean

Sejumlah wartawan terlihat menunggu berjam-jam di depan ruangan Sekda Takalar.

TAKALAR, RAKYATSULSEL.COM – Pasca pergantian Sekretaris Daerah Pemerintahan Kabupaten Takalar, tatanan pelayanan langsung berubah drastis dibandingkan Sekda sebelumnya. Masyarakat Takalar pun mengeluhkan pelayanan Penjabat Sekda Takalar, Muh Arsyad.

Menurut salah satu warga yang merupakan aktivitis Takalar, Daeng Mabe, dirinya berencana menghadap ke Penjabat Sekda Takalar. “Hanya saja terlalu rumit pelayanannya karena kita harus mengambil nomor antrean dan pintunya terkunci, seperti saja pasien yang mau konsultasi dengan dokter,” kesal Daeng Mabe, Kamis (19/7).

Daeng Mabe berharap agar Penjabat Sekda Takalar harus mengubah tatanan yang seperti ini, sehingga bisa memaksimalkan pelayanan yang lebih baik. “Ingat, Kabupaten Takalar sekarang masih memiliki budaya antre,” cetusnya.

Padahal seharusnya Penjabat Sekda Takalar harus mendukung program Bupati Takalar mengenai dengan mengedepankan pelayanan prima kepada masyarakat Takalar.

“Kami tadi bersama dengan pimpinan badan pelayanan jaminan kesehatan (BPJS) Takalar lama menunggu sehingga kami tidak jadi menghadap di Penjabat Sekda Takalar karena pelayanannya yang tidak maksimal, dimana setelah diberikan nomor antrea kita juga dilist baru bisa masuk,” keluhnya Daeng Mabe.

Sementara Penjabat Sekda Takalar, Muh Arsyad saat berusaha dikonfirmasi di ruangannya, tidak berhasil. “Maaf, saya mau ke DPRD Takalar,” singkatnya ke beberapa wartawan di Takalar. (*)


div>