MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

Warga Minta Polres Tutup Tambang Galian C di Sanrobone

Reporter:

Supahrin

Editor:

Lukman

Rabu , 23 Mei 2018 22:44
Warga Minta Polres Tutup Tambang Galian C di Sanrobone

Puluhan warga Desa Lagaruda dan Ujungbaji Kecamatan Sanrobone, saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Polres Takalar, Rabu (23/5).

TAKALAR, RAKYATSULSEL. COM – Puluhan warga Desa Lagaruda dan Ujungbaji Kecamatan Sanrobone, kembali melakukan aksi unjuk rasa didepan Polres Takalar, Rabu (23/5).

Aksi tersebut lantaran mereka kesal terhadap adanya aktivitas tambang pasir C yang beroperasi pagi sampai tengah malam di wilayahnya.

Salah satu orator Aksi, Hasan menegaskan bahwa kedatangannya untuk menuntut dan mendesak Polres Takalar agar segera menutup tambang tersebut yang diduga ilegal tersebut.

Saat ini ada dua aktifitas penambangan di duga tidak memiliki izin yakni Desa Ujungbaji dan Desa Laguruda Kecamatan Sanrobone yang beroperasi 24 jam.

Keberadaan tambang tersebut, lanjut Hasan, sangat merusak lingkungan dan jalanan yang sekarang sudah berlubang, selain itu menganggu pelaksanaan salat tarawih.

“Dimana pada saat kita salat tarwih di mesjid, puluhan mobil tambang lewat didepan mesjid. Kami meminta pihak kepolisian agar secepatnya bertindak tegas dan segera mengamankan mobil ekskavator yang digunakan oleh para penambang,” harap Hasan.

“Kami meminta agar pihak polisi bertindak tegas, dan segera menghentikan aktivitas tambang yang telah meresahkan masyarakat sekitar, kami minta agar polisi segera mengamankan alat berat berupa ekskavator yang digunakan oleh para penambang,” ujarnya. (*)


div>