SELASA , 19 JUNI 2018

Warga Pampang Keluhkan Drainase dan Lampu Jalan

Reporter:

Editor:

MD

Selasa , 13 Juni 2017 20:13
Warga Pampang Keluhkan Drainase dan Lampu Jalan

Wakil Ketua DPRD Makassar, Adi Rasyid Ali menjawab keluhan warga pampang saat reses ketiga tahun sidang 2016/2017, di Kelurahan Pampang, Selasa (13/6). (MD/RAKYATSULSEL)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Adi Rasyid Ali menggelar reses masa persidangan ketiga tahun sidang 2016/2017 di Kelurahan Pampang, Selasa (13/6).

Dalam reses tersebut, Ara-sapaan akrab Adi Rasyid Ali mendapatkan banyak keluhan oleh masyarakat, diantaranya terkait lampu jalan, e-KTP, dan drainase.

Olehnya itu, Ara yang merupakan legislator Dapil 4 yang meliputi kecamatan Panakkukang dan Manggala, menegaskan kepada Pemkot dalam hal ini Dinas PU agar dapat mengadakan lampu jalan, dan turun langsung ke lapangan untuk mengecek langsung drainase yang ada di Kelurahan Pampang itu.

“Keluhan masyarakat soal lampu surya yang diadakan oleh Pemkot Makassar yang sampai saat ini belum terpasang. Olehnya itu, saya meminta kepada Pemkot dalam hal ini Dinas PU untuk segera mengadakan lampu jalan yang bertenga surya di pampang, karena mengingat pampang ini adalah salah satu daerah rawan perlu diterangi agar mengurangi kejahatan,” tuturnya.

Selanjutnya persoalan drainase, lanjut Ara, Dinas PU diharapkan melakukan pemetaan terhadap kawasan tersebut. “Karena disini ada daerah ketinggian dan kerendahan. Maka yang perlu dipikirkan yang ada dikerendahan itu. Harus ada jalan keluar terkait hal ini. Untuk itu Dinas PU harus untuk turun kelapangan untuk verifikasi langsung di lapangan,” kata Ara.

Legislator Fraksi Partai Demokrat ini menambahkan, dirinya juga meminta kepada pihak kelurahan maupun kecamatan untuk segera mengawal pendistribusian blanko KTP elektronik. Karena saat ini Pemerintah pusat sudah menyebarkannya. Sementara, e-KTP di Kelurahan Pampang ini masih banyak yang belum mendapatkan.

“Soal pendistribusian e-KTP, masih banyak warga pampang balum mendapatkan, sudah dijanjikan sampai enam bulan dan sekarang sudah jatuh tempo tapi belum ada, olehnya itu, saya minta lurah serta camat, untuk segera memfollow up itu,” jelas Ara.


Tag
div>