JUMAT , 17 AGUSTUS 2018

Warga Wiringpalennae Adukan Penambang Pasir ke DPRD Wajo

Reporter:

Abdul Muis

Editor:

Lukman

Senin , 09 April 2018 22:40
Warga Wiringpalennae Adukan Penambang Pasir ke DPRD Wajo

Puluhan warga asal Kelurahan Wiringpalennae, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), ramai-ramai ke Gedung DPRD Kabupaten Wajo, Senin 9/4/2018.

WAJO, RAKYATSULSEL.COM – Puluhan warga asal Kelurahan Wiringpalennae, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin 9/4/2018, ramai-ramai ke Gedung DPRD Kabupaten Wajo.

Warga datang ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo, mengadukan aktivitas tambang pasir yang berada di kawasan Pallae, Kelurahan Wiringpalennae, Kecamatan Tempe, Wajo.

Koordinator aksi unjukrasa itu, Rustan mengatakan aktivitas tambang pasir di kawasan Palla’E telah merusak lahan pertanahan, dan mengancam kerusakan pada sarana ibadah, Masjid.

Selain itu, kata Rustan, tambang pasir juga berdampak terhadap sumber air dari Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM). Sehingga warga menolak keberadaan tambang pasir tersebut dan meminta agar dilakukan penutupan secepatnya.

“Pada tahun 2016 lalu, sudah pernah ditutup tetapi kembali beroperasi. Sedangkan di kawasan itu seharusnya tidak boleh ada tambang pasir karena merupakan sumber air PDAM,” katanya.

Pengunjukrasa diterima oleh H Sudirman Meru, Andi Tenri Lengka.B serta H Zainuddin As, dan menghadirkan pihak Dinas Bina Marga Cipta Karya Jasa Konstruksi dan Penataan Ruang (BMCKJK dan PR), Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). (Adv Humas DPRD Wajo)


Tag
  • DPRD Wajo
  •  
    div>