SENIN , 23 JULI 2018

Warganya Disandera, Gubernur Masih Cari Jalan

Reporter:

Editor:

hur

Rabu , 30 Maret 2016 18:55

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Sebanyak 10 Warga Negara Indonesia (WNI) yang merupakan awak kapal Motor Brahma 12, diketahui telah disandera kelompok teroris Abu Sayyaf di Filipina. Tiga di antaranya adalah warga asal Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kapal Brahma 12 ditinggalkan di tengah laut hingga ditemukan aparat kepolisian Filipina pada Senin (28/3) sore waktu setempat dalam keadaan tidak berawak.

Berdasarkan data yang diperoleh, tiga warga tersebut, yakni Surianto (25) asal Kabupaten Wajo, Wawan Saputra (22) asal Kota Palopo dan Rinaldi (24) asal Kota Makassar.

Saat dikonfirmasi, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan, saat ini dirinya masih mencari jalan untuk bisa membantu ketiga warga Sulsel tersebut.

“Sebagai pemerintah Sulawesi Selatan harus bisa membantu warganya di mana pun di dunia. Saya akan lakukan itu,” kata Syahrul yang ditemui di Hotel Sahid, Rabu (30/3).

Syahrul pun meminta semua pihak untuk ikut memberikan cara yang terbaik. “Pagi ini, saya sudah menyampaikan permohonan saya kepada Menteri Luar Negeri melakukan segala upaya,” ungkapnya.

Selain itu, Gubernur dua periode ini telah melakukan komunikasi dengan Menkopolhukam untuk memberi perhatian yang serius. “Saya siap untuk membantu apa saja,” akunya.


div>