SELASA , 21 AGUSTUS 2018

Waspada Aksi Teror, Pengamanan Kantor Gubernur Sulsel Diperketat

Reporter:

Al Amin

Editor:

Lukman

Rabu , 16 Mei 2018 20:40
Waspada Aksi Teror, Pengamanan Kantor Gubernur Sulsel Diperketat

Terlihat Satpol PP meminta pengendara membuka bagasi kendaraannya di Kantor Gubernur Sulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pasca aksi bom bunuh diri terjadi di Surabaya, hampir seluruh wilayah di Indonesia, khususnya di tempat-tempat strategis dijaga ketat. Termasuk di Makassar, Sulawesi Selatan.

Hampir semua obyek vital di Kota Makassar diperketat pengamanannya. Termasuk hotel, rumah ibadah seperti gereja, hingga kantor-kantor pemerintahan. Salah satunya, Kantor Gubernur Sulsel.

Sudah dua hari, sejak Senin (14/5) lalu, aparat Satpol PP berjaga dan memeriksa setiap kendaraan yang lewat di pintu masuk Kantor Gubernur.

Dengan menggunakan detektor atau alat pendeteksi logam, Satpol PP meminta pengendara membuka bagasi kendaraannya. Barang bawaan pun tidak luput dari pemeriksaan.

Kepala Satpol PP Sulsel, Mujiono mengatakan pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan metal detector untuk memeriksa barang bawaan tamu atau pengunjung. Hal ini dilakukan untuk mencegah barang berbahaya seperti bom masuk ke kantor gubernur.

“Pemeriksaan ini sudah sesuai protap dan SOP. Setiap pengunjung wajib dilakukan pemeriksaan. Hal ini sebagai langkah antisipasi atas kejadian yang terjadi di Surabaya,” katanya, Rabu (16/5).

Mujiono menjelaskan sesuai instruksi Pj Gubernur Sulsel Soni Sumarsono, setiap anggota Satpol PP wajib ikut membantu menjaga keamanan dan ketertiban. Dirinya berharap, masyarakat dan ASN ikut terlibat, mulai dari menjaga keamanan lingkungan sekitar.

“Kalau ada yang mencurigakan atau hal aneh silahkan lapor ke aparat keamanan, bisa ke kepolisian, TNI atau ke Satpol PP termasuk aparat sipil pemerintahan,” pungkasnya. (*)


div>