RABU , 17 JANUARI 2018

Waspada! Pilkada Bisa Picu Inflasi di Sulsel

Reporter:

Rusman

Editor:

asharabdullah

Rabu , 10 Januari 2018 15:26
Waspada! Pilkada Bisa Picu Inflasi di Sulsel

Bank Indonesia

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Perhelatan pesta demokrasi melalui pilkada serentak 2018 ini dapat memicu terjadinya inflasi.

Hal ini diamati dan diwaspadai oleh Bank Indonesia akhir-akhir ini yang mulai terlihat sejak 2017 lalu.

Direktur BI Sulsel, Dwityapoetra B Besar tidak memungkiri situasi perpolitikan dapat menyebabkan inflasi. Sebagaimana pilkada serentak yang akan berlangsung bersamaan pada sejumlah daerah di Sulsel memang perlu diwaspadai.

Poetra- sapaan akrab Dwityapoetra B Besar meyakini, efek inflasi pada pilkada di Sulsel diprediksi sangat kecil hanya pada kisaran kurang dari 0,1 persen.

“Tidak bisa dipungkiri pilkada memang bisa memicu terjadinya inflasi tapi kemungkinan tidak signifikan,” tuturnya saat Sharing Perkembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Makassar, Rabu (10/1).

Walaupun efeknya tidak signifikan, kata dia, tetapi tetap perlu diwaspadai agar tidak terjadi kerusuhan atau konflik lain. Sebab kondisi yang tidak aman menimbulkan dampak stagnannya investasi dan potensi terjadinya penimbunan.

“Apabila ini terjadi maka dipastikan harga akan naik ditambah permintaan meningkat akibat kebutuhan pada pilkada serentak tersebut,” ucapnya.

Namun, dia juga yakin peredaran uang akan meningkat pada pesta demokrasi di Sulsel dimana mulai terlihat pada akhir 2017 yang telah mencapai Rp500 miliar.

“Banyaknya uang yang beredar ini karena kebutuhan aksesoris dan transportasi selama persiapan pilkada tersebut mulai tinggi,” jelas Poetra. (*)


div>