SENIN , 17 DESEMBER 2018

Waspada, Sulsel Siaga Bencana

Reporter:

faisalpalapa

Editor:

Rabu , 14 Desember 2016 14:17

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang mengimbau semua daerah di Sulsel bersiaga mengantisipasi potensi bencana alam. Itu menyusul tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir ini yang dianggap berpotensi bencana.
Menurut Agus, pemerintah daerah dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten/kota maupun provinsi harus selalu waspada terhadap potensi bencana di musim penghujan.

“Jadi kita harus waspada, atas fenomena alam beberapa hari belakangan ini. Tinggal bagaimana meminimalisasi dampak dari itu (musim hujan), terutama daerah yang rawan longsor. Kita minta penduduk waspada, dan seluruh BPBD harus selalu siap sewaktu-waktu kalau ada bencana agar segera mengantisipasinya,” ungkap Agus AN, Selasa (13/12).

Terkait longsor di Kabupaten Soppeng, Dusun Kessi, Desa Gattareng Toa, Kecamatan Marioriwawo yang terjadi Senin (12/12), pihaknya telah mengirimkan alat berat untuk mengatasi longsor yang sempat memutus arus lalulintas tersebut.

“Longsor di Soppeng, alatnya sudah dimobilisasi ke sana. Setelah mendapatkan laporan. Muda-mudahan segera diatasi dan tidak terlalu lama, karena memang sekarang curah hujan tinggi bahkan sampai akhir tahun,” ucapnya.

Sementara itu, Staf Informasi Balai Besar Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah IV Makassar, Siswanto mengimbau masyarakat waspada potensi banjir dan longsor. Diprediksi, hingga akhir Januari intensitas hujan sedang hingga lebat akan terjadi.

“Seperti yang terjadi Luwu, Sinjai, Lutra, Soppeng. Daerah itu Non Jam, di musim kemaraupun tetap hujan. Sudah mendekati puncak musim hujan, di Januari,” katanya.
Selain itu, Siswanto juga mengimbau masyarakat mewaspadai bahaya petir. Sebab,angin yang tertiup dari barat membawa awan konvektif cumulonimbus yang bisa menimbulkan petir.

[NEXT-RASUL]

“Kalau kita lihat mengarah ke lanina, distribusi curah hujannya tinggi dibanding tahun lalu. Kita ikuti perkembangannya pertiga tahun,” kata Siswanto.
Ia memprakirakan, dua hari kedepan potensi hujan sedang hingga lebat akan mengguyur Makassar hingga daerah Luwu dan Lutra. Sementara itu, daerah yang dinilai rawan bencana longsor yakni Kabupaten Sinjai yang memiliki riwayat banjir bandang.

Ditemui di kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumohardjo, Selasa (13/12), Bupati Sinjai, Sabirin Yahya mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi antisipasi bencana hingga tingkat kecamatan. “Kita sudah sering koordinasi sampai tingkat kecamatan agar waspada longsor. Apalagi Sinjai Barat memang rawan longsor,” tutupnya. (D)


div>