JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

Waspadalah! Perokok Rentan Terpapar Kuman Tuberkolosis

Reporter:

Editor:

Nunu

Sabtu , 24 Maret 2018 19:00
Waspadalah! Perokok Rentan Terpapar Kuman Tuberkolosis

int

RAKYATSULSEL.COM — Salah satu faktor risiko penularan kuman Tuberkolosis adalah seseorang yang merokok. Selain itu, faktor lainnya seperti kemiskinan, kekurangan gizi, perumahan dan sanitasi yang buruk, juga menjadi permasalahan perkotaan.

Penularan faktor-faktor risiko lain seperti seperti penggunaan tembakau dan alkohol dan diabetes, mempengaruhi kerentanan terhadap TB dan akses perawatan. Selain itu, akses ini sering terhambat oleh biaya bencana yang terkait dengan penyakit, mencari dan tetap dalam perawatan, dan kurangnya perlindungan sosial, yang mengakibatkan lingkaran setan kemiskinan dan kesehatan buruk.

“Perokok rentan terkena TB tetapi tidak merokok pun belum tentu tidak akan tertular TB,” tegas Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto kepada JawaPos.com, Jumat malam (23/3).

Pasien Tuberkolosis (TB) akan mengalami serangkaian tahap pengobatan selama 6-8 bulan. Obat-obatan yang diberikan dokter harus diminum secara teratur sampai tuntas. Pasien akan didampingi oleh Pengawas Menelan Obat (PMO) selama proses pengobatan. Agar tidak tertular penyakit ini, hidup bersih dan sehat menjadi kunci utama.

Selama masa pengobatan TB diperlukan pemeriksaan dahak pada akhir tahap awal pengobatan 2-3 bulan. Lalu, satu bulan sebelum masa pengobatan berakhir hingga akhir pengobatan.

“Namun hati-hati jangan berhenti minum obat sebelum waktunya. Sebab penyakit TB tetap akan terus menular ke orang lain jika tidak tuntas dalam meminum obat,” tegasnya.

Kuman TB dalam tubuh menjadi kebal terhadap obat sehingga pengobatan berikutnya akan lebih mahal karena jenis obatnya berbeda dan masa pengobatannya lebih lama.

Kuman TB yang kebal obat juga dapat ditularkan ke orang lain sehingga orang lain akan menderita TB resisten juga. Masyarakat harus menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk mencegah penularan TB. Di antaranya,

1. Penderita TB harus menutup mulutnya sewaktu batuk dan bersin
2. Tidak meludah di sembarang tempat tetapi membuang pada tempat khusus dan tertutup seperti kaleng, wadah bekas atau ke lubang WC dan disiram
3. Rumah tinggal harus mempunyai ventilasi udara yang baik agar sirkulasi udara berjalan lancar dan cahaya matahari dapat masuk ke rumah dengan cukup atau rumah tidak lembab
4. Imunisasi BCG untuk anak usia di bawah 5 tahun khususnya pada waktu bayi berusia 2 bulan
5. Mencegah TB dan penyakit apa saja dengan makan teratur dengan menu seimbang serta cukup sayur dan buah
6. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan hidup
7. Berolahraga dengan benar, cukup, dan teratur
8. Beristirahat cukup dan teratur
9. Tidak merokok
10. Segera berobat jika sakit (JP)


div>