RABU , 19 SEPTEMBER 2018

Waw, Ada 157 Duda dan Janda Baru di Jeneponto

Reporter:

Jejeth Aprianto

Editor:

Iskanto

Selasa , 04 September 2018 14:56
Waw, Ada 157 Duda dan Janda Baru di Jeneponto

Humas Pengadilan Agama Jeneponto, Idris

JENEPONTO, RAKYATSULSEL.COM – Selama tahun 2018, sebanyak 202 jumlah perkara perceraian diajukan ke Pengadilan Agama Kabupaten Jeneponto. Hal tersebut dikatakan oleh Humas Pengadilan Agama Jeneponto, Idris saat ditemui diruang kerjanya, di Kantor Pengadilan Agama, jalan Pahlawan, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Selasa (4/9).

“Cerai gugat ada 175 perkara, cerai talak ada 27 perkara dan yang diputuskan itu ada 157 perkara yang telah diputuskan oleh Pengadialan Agama mulai Januari sampai Agustus 2018 dan selebihnya masih diproses,” Jelas Idris.

Dia juga menjelaskan bahwa dominan perkara perceraian diajukan oleh pihak istri kepada pihak suami. Hal itu terjadi lantaran beberapa faktor dalam rumah tangga.

” Penyebabnya banyak hal, mulai dari perselisihan rumah tangga dan pada akhirnya pisah tempat tinggal. Ada juga karena faktor ekonomi,” terangnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang termasuk dalam perselisihan rumah tangga, juga menjadi faktor utama penyebab retaknya rumah tangga.

” Jadi otomatis 157 jumlah perkara cerai yang diputuskan oleh Pengadilan Agama pada tahun 2018 itu menjadi duda dan janda baru,” tutupnya. (*)


div>