SABTU , 20 JANUARI 2018

Website Pemerintah Kurang Maksimal

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Jumat , 19 Mei 2017 15:35
Website Pemerintah Kurang Maksimal

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Hampir semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan kabupaten/kota se Sulsel, telah memiliki website. Namun, tidak semua website yang dimiliki dikelola dengan baik.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo-SP) Sulsel, Andi Hasdullah mengungkapkan, masih banyak website pasif. Mulai dari kegiatan OPD yang kurang ter-update, penyediaan data yang kurang lengkap, maupun tampilan yang kurang menarik.

“Hal ini disebabkan dukungan Sumber Daya Manusia atau SDM yang memiliki kompetensi di bidang pengelolaan website masih sangat rendah dan terbatas. Belum lagi, masih banyak OPD dalam pengelolaan website ditangani pihak ketiga sehingga tidak berjalan sebagaimana mestinya,” kata Andi Hasdullah, saat membuka Bimbingan Teknik Pengelolaan Website, di Hotel Grand Imawan, Makassar, Rabu (17/5) malam.

Dia menjelaskan, dengan adanya keterbukaan informasi, pemerintah diwajibkan memberikan ruang kepada masyarakat untuk mengetahui dan berpartisipasi dalam berbagai kebijakan publik.

Pemerintah dan badan publik dituntut untuk menyediakan informasi yang lengkap mengenai apa yang dikerjakan secara terbuka, transparan, dan akuntabel.

“Salah satu langkah yang harus dilakukan adalah dengan membuat suatu portal website. Dengan adanya website, akan memberikan kemudahan kepada pemerintah untuk menyebarkan informasi terkait penyelenggaraan negara secara aktual dan akurat sehingga masyarakat memiliki perbandingan terhadap informasi yang didapatkan melalui media lain,” jelasnya diberitakan Rakyat Sulsel, Jumat (19/5).

Andi Hasdullah menambahkan, saat ini pihaknya sementara mempersiapkan aplikasi On Smart Sulsel, yang berisi 47 layanan. Mulai dari perijinan, informasi kepegawaian, Samsat, dan lainnya.

[NEXT-RASUL]

“Semua layanan di SKPD akan disatukan. Layanan berbasis online merupakan keniscayaan, tinggal bagaimana kita mempersiapkannya,” tegasnya.

Kepala Bidang Layanan e-Government dan Pengolahan Data Dinas Kominfo-SP Sulsel, Lukmanuddin mengatakan, bimtek ini diikuti 80 peserta yang terdiri dari pengelola website pemerintah kabupaten/kota se Sulsel dan pengelola website pada OPD lingkup Pemprov Sulsel.

Bimtek menghadirkan narasumber akademisi dari Universitas Hasanuddin dan Inixindo Jakarta dan Makassar. “Bimtek ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan konten website, dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam hal pembuatan berita, design, layout, dan penataan konten website,” urainya. (***)


div>