MINGGU , 20 JANUARI 2019

Wong Solo Group Optimis Menyongsong Tahun 2019

Reporter:

Ridwan Lallo

Editor:

Rabu , 02 Januari 2019 22:03
Wong Solo Group Optimis Menyongsong Tahun 2019

IST

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pencinta kuliner Indonesia pastinya tidak asing mendengar nama Ayam Bakar Wong Solo (ABWS).

Waralaba asal Medan ini merupakan rumah makan ayam bakar terbesar di Indonesia. Total jumlah gerainya saat ini sekitar 180 buah tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia hingga luar negeri. Beberapa gerainya sudah bercokol di Malaysia, Brunai dan Saudi Arabiya.

Didirikan oleh Puspo Wardoyo pada 1991 di daerah Medan. ABWS menjadi salah satu waralaba kuliner yang paling banyak diminati investor di berbagai daerah. Tak heran jika tahun lalu ABWS dinobatkan sebagai market leader di industri waralaba berdasarkan survei terbaru Majalah Franchise Indonesia.

ABWS juga masih menjadi salah satu franchise yang banyak diminati investor. Fakta tersebut terungkap dari hasil riset Majalah Info Franchise tahun 2013. Dari sekitar 600 responden yang diwawacarai di 10 kota besar Indonesia, yaitu Jakarta, Surabaya, Semarang, Banjarmasin, Bandung, Jogjakarta, Makassar, Lampung, Pekanbaru dan Medan, 7.02 persen memilih ABWS sebagai bisnisnya.

Beberapa prestasi bisnis pun pernah di dapat ABWS. Franchise Market Leader, franchise ini juga pernah meraih sederet penghargaan lainnya. ABWS pernah diberi penghargaan Superbrand, Enterprise 50, dan penghargaan sebagai waralaba terbaik tahun 2003 dari Wakil Presiden RI, Megawati Soekarno Putri.

ABWS terus melakukan berbagai inovasi untuk menyasar segmen masyarakat middle law dan pasar remaja yang jumlahnya semakin besar di Indonesia. Inovasi tersebut antara lain mengubah konsep rumah makan, yang semula berbentuk rumah joglo yang besar dan terlihat mewah menjadi gerai modern-tradisional dengan konsep opten kitchen. Sehingga terlihat enjoy dan fresh, namun tidak mengurangi unsur khas wong solonya.

Dari sisi produk, ABWS juga kini sudah menyediakan beberapa paket menu yang menarik, yaitu ayam bakar, ayam penyet, pecel lele, pecel ikan nila. Selain itu, ada juga menu pelengkap seperti cah kangkung, balado terong, sayur asem, dan tempe, serta tahu penyet. “Menariknya, piring kita kini terbuat dari kayu anyaman dengan sambal khas Ayam Bakar Wong Solo,” ujar Sugiri, Direktur Wong Solo Group.

Sugiri menambahkan, RM Ayam Baka Wong Solo tahun 2019 ini optomis akan terus kembangkan aoutlet didalam maupun diluar Negri. “Khusus di Kota Jeddah Saudi Arabiyah yang selama ini berada di kawasan pusat perbelamjaan Caornaice Jeddah, dalam waktu dekat akan membuka lagi aultlet baru di kawasan wilayah Syarafeyyah tempat mayoritas penduduk Indonesia bermukim terletak di Hayyu Al- Syarafeyyah atau distrik Syarafeyah. Syarafeyah termasuk bagian dari kota Jeddah lama. Disini dulu pernah menjadi lokasi kantor KJRI sebelum pindah ke distrik Al- Rehab saat ini. Di kawasan ini Insya Allah dibuka lagi tinggal menunggu perizinan dari Kerajaan Saudi Arabiyah,” jelas Sugiri.

Khusus di Kota Makassar Wong solo Group telah mebuka cabang RM Ayam Bakar Wong Solo di Jalan Sultan Alauddin, Ayam Penyet Surabaya di Jalan Hertasning, Sambal Lalap di Jalan Peritis Kemerdekaan. (*)


div>