JUMAT , 19 JANUARI 2018

Wow… Keluarga Dosen STIKES Panakkukang Teror Wartawan

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Selasa , 27 Januari 2015 18:43

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Melalui pesan berantai Blackberry Massenger (BBM) wartawan yang meliput di desk kriminal mendapatkan teror dari keluarga dan rekan Ahmad Fauzan (17) yang merupakan pelaku perampokan yang diringkus aparat Polsekta Panakkukang beberapa waktu lalu setelah menjalankan aksinya.

Diketahui Ahmad Fauzan merupakan anak seorang Dosen Stikes Panakkukang dan juga menjabat sebagai ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Sulsel yakni Muhammad Ilyas.

Informasi yang dihimpun, keluarga pelaku tidak terima jika nama Ahmad Fauzan beredar diberbagai media setelah kedapatan menjalankan aksi perampokan.

Melalui pesan berantai itupun dikabarkan jika keluarga dan rekan korban lagi berkonsilidasi untuk balas dendam kepada wartawan yang menulis berita tentang Fauzan.

Salah seorang wartawan dari salah satu media lokal, Hajar mengatakan isi dari pesan berantai tersebut sudah sangat keterlaluan. Karena mengancam profesinya sebagai pekerja media.

“Kalau kami hanya menulis sesuai fakta. Saat ditangkap Fauzan sendiri yang mengaku jika anaknya adalah seorang tenaga pengajar di Stikes Panakkukang dan Ibunya adalah seorang perawat di RS Dadi,” jelasnya

Hajar juga mengaku tidak gentar dengan isi pesan berantai tersebut, karena sudah sewajarnya ia memberikan informasi kepada masyarakat.

“Selama apa yang kami tulis benar dan berupa fakta kenapa harus takut,” terangnya.

Berikut isi pesan berantai tersebut : @all khususnya wartawan kriminal yang kerja malam, soal berita anak Ketua PPNI Sulsel yang jdi tersangka pencurian dan ditemukan BB busur dan parang tajam. itu teman2nya lgi susun strategi dia mau kerjai kembali wartawan.. (Tadi malam rapat dirumah bapak tsk) Waspadaki..


div>