RABU , 12 DESEMBER 2018

Wujudkan Parepare Smart City, Taufan Gandeng Ridwan Kamil

Reporter:

get_the_user_login

Editor:

Niar

Selasa , 01 Agustus 2017 17:27
Wujudkan Parepare Smart City,  Taufan Gandeng Ridwan Kamil

Penandatanganan MoU antara Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Selasa, (1/8).

BANDUNG, RAKSUL.COM- Dalam mewujudkan Parepare Smart City, Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe menggandeng Wali Kota Bandung Ridwan Kamil melalui. Kerjasama yang diikat melalui Memoràndum Of understanding (MOU) antara Pemerintah Kota Parepare dan Pemerintah Kota Bandung tentang penerapan E-goverment, dan pengembangan ekonomi kreatif melalui pemanfaatan teknologi yang digelar di Ruang Rapat Wali Kota Bandung, Selasa (1/08).

“Kami mengharapkan Pemkot Bandung dapat memberikan pemikiran-pemikiran dan dapat mengadopsi kemajuan kemajuan di Kota Bandung ini,” ujar Taufan.

Taufan mengakui kemajuan Kota Bandung sangat pesat, sehingga menjadi pendorong baginya untuk mengadopsi langkah maju tersebut untuk kota Habibie yang merupakan daerah yang sangat strategis untuk dikembangkan sebagai kota jasa dan niaga di bagian Utara dan Timur Parepare.

Sementara, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dalam sambutannya, menyatakan rasa senang dan dukungannya terhadap Pemkot Parepare.

Ridwan Kamil mengulas, jika Bandung bukan kota sempurna, semua gagasan dan ide untuk membangun Kota itu kata dia, berangkat dari sebuah mimpi-mimpi dan komitmen.

Terkait konsep pembangunan Kota Parepare, Ridwan Kamil menyarankan pihak Pemkot untuk fokus pada pengelolaan di sektor Rumah Sakit dan sektor pendidikan.
[NEXT-RASUL]

“Kalau saya lihat Parepare fokus pada pendidikan dan kesehatan saja dan untuk mengembangkannya saya sarankan untuk pergi melihat manajemen Universitas Pelita Harapan yang berhasil mengelola Universitas yang membuat wilayah sekitarnya berkembang,” jelas Ridwan Kamil.

Ridwan juga menyampaikan, dengan hadirnya sektor pendidikan dan kesehatan di Kota Parepare, perekonomian dapat bergerak dan meningkat jika dijalankan secara terencana.

Ridwan juga menjelaskan konsep membangun Kota Bandung bukan hanya membangun infrastruktur tapi juga membangun manusianya seperti yang dilakukan di Kota Parepare.

“Dalam membangun manusia kami Ada Magrib mengaji, shalat subuh berjamaah, bayar zakat via hp dengan meningkatkan beberapa kali lipat, kredit tanpa agunan dan tanpa bunga dengan aturan dia harus rajin di masjid, dan setiap minggu ada minggu lansia yang tiap minggu ditemani oleh anak-anak muda,” bebernya.

Terkait Reformasi Birokrasi, Ridwan juga menjelaskan pemanfaatan teknologi dalam mendukung kerja birokrasi.

“Reformasi birokrasi kami memanfaatkan teknologi karena kalau mengandalkan manual saya tidak bisa memantau 6000 program yang dijalankan,” jelasnya.

Penandatanganan MOU yang dilakukan, selain dihadiri oleh Wali Kota Parepare juga dihadiri Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kominfo dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Kota Parepare. (adv/nia)


Tag
div>