JUMAT , 20 JULI 2018

Wujudkan SRA, Disdik Minta Orang Tua Terlibat

Reporter:

Alief

Editor:

asharabdullah

Senin , 11 Juni 2018 12:00
Wujudkan SRA, Disdik Minta Orang Tua Terlibat

Ilustrasi sekolah

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Jumlah Sekolah Ramah Anak (SRA) di Kota Makassar kian meningkat. Terbaru, giliran SDN Borong yang mendeklarasikan diri sebagai sekolah yang ramah anak.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Makassar, Ahmad Hidayat, turut mengapresiasi upaya itu. Dia mengatakan bahwa, Sekolah Ramah Anak hanya bisa terwujud jika melibatkan semua pemangku kepentingan (stakeholders), termasuk orang tua.

“Posisi orang tua begitu penting karena mereka ikut menentukan keberhasilan pendidikan anak-anaknya dan ikut berkontribusi dalam memajukan sekolah anaknya,” harapnya.

Begitupun dengan upaya pemenuhan dan perlindungan anak di sekolah, menurut Ahmad Hidayat, mesti mengajak orang tua untuk berperan dan menjadi bagian dari penyelesaian masalah.

Dengan demikian, lanjutnya, SRA juga bakal menjamin tak boleh lagi ada kekerasan di sekolah.
“Tidak ada lagi bullying. Senioritas yang akan menekan adik kelasnya. Tidak ada diskriminasi,” ujar Yayat, sapaan karibnya, Sabtu (9/6).

SRA juga mesti memberi ruang yang lebih luas kepada siswa untuk berinovasi. “Tujuannya, agar proses belajar mengajar lebih menyenangkan siswa. Nantinya akan berdampak pada prestasi sekolah,” kata mantan aktivis KNPI itu.

Kepala SDN Borong, Hendriati Sabir, mengungkapkan, pihaknya memang sudah memilih anak yang mumpuni menjadi pelatih. Selanjutnya, mereka yang latih teman-temannya.

“Begitu pun juga dengan guru dan orang tua. Sudah dibekali dengan pemahaman akan hak-hak anak,” terangnya.

Yayat mengaku juga turut menandatangani deklarasi itu. Selain tanpa kekerasan, SRA mesti menjamin kebersihan sekolah. (*)


div>