RABU , 14 NOVEMBER 2018

Yuspiani Resmi Jabat Kepala Biro AAKK UIN Alauddin

Reporter:

Editor:

Iskanto

Senin , 15 Oktober 2018 18:31
Yuspiani Resmi Jabat Kepala Biro AAKK UIN Alauddin

Hj Yuspiani saat serah terima jabtan Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama (AAKK) UIN Alauiddin.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dra Nuraini Gani tersedu, matanya berkaca-kaca saat membawakan sambutan perpisahan sebagai Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama (AAKK) UIN Alauiddin. Ia digantikan oleh Hj Yuspiani yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Madrasah di Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan.

Nuraini Gani mengaku, selama menjabat sebagai kepla Biro AAKK selama tujuh tahun sudah bekerja maksimal dan meraih beberapa capaian. Seperti peningkatan jumlah prodi yang dimiliki UIN Alauddin dari 46 prodi menjadi 54 prodi, peminat UIN Alauddin yang terus meningkat tiap tahunnya, begitupun dengan jumlah bantuan beasiswa yang juga mengalami peningkatan.

“Tentu ini adalah kerja keras semua pihak untuk mengembangkan UIN Alauddin. Namun ini harus terus ditingkatkan,” ujar Nuraeni Gani saat serah terima jabatan Kepala Biro AAKK yang lama Kepada Kepala Biro AAKK yang baru di Gedung Rektorat UIN Alauddin, Senin (15/10/2018).

Menurut Nuraeni Gani, ada beberapa hal yang mesti ditangani cepat oleh Kepala Biro AAK yang baru, yaitu persiapan Akreditasi Institusi dan ijazah alumni yang tidak terdaftar di Dikti.

Hal senada juga disampaikan oleh Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Musafir Msi, agar Kepala Biro AAK mengawal proses reakreditasi yang akan berlangsung pada bulan Oktober ini. Selain itu, dirinya juga menyiapkan program seat in bagi mahasiswa IAIN Palu yang akan melanjutkan studi di UIN Alauddin.

Sementara Hj Yuspiani dalam sambutannya mengatakan, Perguruan Tinggi mesti melakukan inovasi untuk menghadapi tantangan revolusi industri 4.0.

“Saat ini kita dituntut bagaimana kita bisa bekerja secara efektif dan efisien olehnya itu harus terkoneksi dan koordinasi satu sama lainnya,” ujar alumni pertama Tadris Matematika IAIN Alauddin ini.

Lebih lanjut, bagi Hj Yuspiani jabatan bukan hanya sekadar amanah dan tanggung jawab, tetapi adalah panggilan pengabdian. (*)


Tag
div>